Kepada R: Ch. 3 Undangan

Aku mulai merasa bosan serta jenuh atas rutinitas yang monoton. Kepalaku menengadah ke atas, kulihat sudah menunjukan angka tujuh. Mataku sama sekali tidak menunjukan rasa kantuknya. Terlintas di pikiranku bahwa aku adalah manusia nokturnal. Untuk mengusir rasa jenuhku, kuperiksa kembali rak buku, mungkin saja ada komik yang belum terbaca, atau ingin kubaca lagi. Ada, aku… Continue reading Kepada R: Ch. 3 Undangan

Advertisements

Kepada R: Ch. 2 Suasana

Pagi-pagi sekali aku bangun. Seusai sholat subuh aku mandi dan mulai ber-make up. Kupandangi wajahku sendiri di depan cermin, batinku merasa bahwa aku sebenarnya cantik juga. Sayang, tidak ada pria yang menyadarinya, karena hingga umurku yang sekarang 24 tahun, menginjak 25 tepatnya, aku masih menjadi seorang jomblo. Hohoho... Keluar dari kamar, si emak menatapku dengan… Continue reading Kepada R: Ch. 2 Suasana